Manajemen Konflik (Leadership Series)
Ringkasan
Mengenai manajemen konflik dari...
Kelompok 1
1. Noplin M Amintia
2. Tika A Pinadendi
3. Dewi S Bara
Manajemen konflik ini perlu bagi mereka yang sudah punya jabatan minimal sebatas dibawahnyaprofesor dimana mereka memiliki tim .
"Pengertian"
Manajemen konflik diartikan sebagai kesalapahaman, ketidakcocokan pengertian atau emosi, maupun antar individu atau antar kelompok yang mengarah atau mengakibatkan timbulnya pertentangan/permusuhan.
*Sedangkan sumber konflik terbagi 4 bagian yaitu:
- Lingkungan (dari lingkungan kerja kita)
-Pribadi (dari pribadi masing-masing pekerja atau anggota tim)
-Komunikasi (dari menyampaikan itu mungkin tidak bisa menyampaikan dengan baik)
-Struktur organisasi maupun birokrasi
"Pandangan tentang konflik"
Pandangan terkait konflik itu sendiri terbagi 3 bagian pula yaitu:
• Pandangan Tradisional
Secara tradisional konflik itu merusak sebab itu segala bentuk konflik harus dihindari.
• Pandangan Hubungan Antar Manusia
Konflik merupakan gejala natural oleh sebab itu harus diterima kenyataan sebagai.
• Pandangan Interaksionir
Konflik selain positif bagi kelompok, juga perlu ada agar kelompok mencapai sasaran secara efektif.
Praktik dilapangan atau dilakuakan secara sehari-hari dilaklasifikasikan sebagai berikut :
1. Tidak ada konflik yaitu tidak ada perbedaan sama sekali, ketidakkesepakatan kecil, serta mempertanyakan argumentasi.
2. Konflik sifatnya merusak yaitu berupaya saling memusnakan, saling menyerang secara fisik, saling megancam dan ultimatum.
Jadi, disini peran seorang lider harus bisa merintis konflik yang ada dilingkungan kerjanya.
"Resolusi konflik"
1. Sasaran superkoordinasi yaitu kriting/menciptakan sasaran bersama
2. Mengubah Lingkungan dengan mengurangi ancaman lingkungan
3. Mengubah aspek-aspek manusiawi
4. Kontribusi
5. Pertemuan Kolaborasi
6. Negosiasi
"Merangsang Konflik"
- Komunikasi yaitu menyebarkan informasi yang manusia
- Membantu orang dari luar yaitu anggota baru yang berbeda
- Koordinasi/membuat aturan menambah keterangan
- Menempatkan "Deverill Advocate" melempar kritik/ide bertentangan
"Strategi Konflik"
1. Menghindar yaitu kedua pihak menolak untuk mencari jalan keluar, bertindak "No Problem", bisa juga sebagai untuk penundaan proses pembicaraan konflik dalam upaya mengontrol emosi, jika maslah sepele dan mendapatkan suasana dingin dahulu.
2. Accanoditing (mengalah) yaitu jika kepentingan atas masalah ini berkaitannya dengan kita itu rendah tetapi berkaitan dengan orang lain masalah ini tinggi yang bertujuan untuk menjaga hubungan.
3. Competing (memaksa) yaitu jika urusan dengan kita kaitannya tinggi tetapi dengan lawan rendah.
4. Compromising (kompromi) yaitu jika masalah atau konflik ada di dalam artinya ada ditempat kita penting tetapi tidak terlalu penting bukan di level rendah sedangkan, ditempat lawan penting tapi tidak terlalu penting dan bukan di level rendah.
5. Collaborating (kolaborasi) yaitu berada pada posisi yang penting bagi kita maupun bagi musuh/lawan.
Komentar
Posting Komentar